Pukul 5.50 kami mahasiswa baru, termasuk saya diharuskan untuk sudah tiba di itb dan sesampainya disana, maba di mobilisasi menuju lapangan saraga untuk membuat tulisan #Untuk Indonesia. Tulisan ini dibuat dengan menyusun maba sedemikian rupa sehingga membentuk kata itu dengan atribut merah-putih. Sebelum kegiatan membuat tulisan dimulai, ada suatu acara dimana kita maba 'dikerjain' oleh panitia. Beberapa panitia menyusup ke dalam barisan dan membaur layaknya maba. Ketika pengecakan spek kelengkapan dimulai, para 'penyusup' itu sengaja membuat kita panik dengan membawa spek aneh-aneh yang tidak diberitahukan sebelumnya, sehingga maba yang tidak bawa terkena amarah kakak panitia. Saya sudah punya feeling bahwa semua ini sudah diatur, karena ospek atau oskm pasti salah satu acaranya adalah untuk ngerjain dan bikin panik maba. Namun akhirnya panitia mengaku semua itu hanya rekayasa dan seluruh maba senam pagi bersama. Setelah senam pagi, barulah kami dikondisikan untuk membuat tulisan yang akan di dokumentasikan oleh helicam. Saya berada di tim 124 dan bertugas menyusun huruf N pada kata Indonesia. Kami memakai atribut putih yang mana adalah kantong plastik diatas kepala dan duduk sehingga gelucam dapat mengabadikan mimebt tersebut dengan baik.
Setelah membuat tulisan #UntukIndonesia, kami di mobilisasi menuju sabuga untuk sekilas perkenalan unit yang disambung dengan semibar oleh oara narasumber tadi. Acara dibuka denfan perkenalan unit-unit yang ada di Itb yang totalnya mencapai 80 unit. Unit-unit tersebut dikelompokan sesuai spesifikasinya, diantara adalah, unit keagamaan, unit media, unit pendidikan, unit seni & kebudayaan, dan unit olahraga. Penjelasan singkat dipandu oleh mc dan ditampilkan di slide. Para perwakilan dari masing-masing unit pun 'unjuk gigi' diatas panggung guna mendemonstrasikan unit mereka. Acara pengenalan OHU berakhir sekitar pukul 11 siang dan kami kembali dimobilisasi untuk beribadah dan makan siang.
Setelah Beribadah dan makan siang, acara diselingi oleh live performance dari salah satu unit di Itb dan seminar dilanjutkan kembali sekitar pukul 2.30 dengan Pembicara Pak Gita Wiryawan dan dipandu oleh Miss Indonesia 2011, yaitu Kak Maria Selena. Beliau merupakan alumni dari Itb. Berikut adalah rangkuman isi seminar oleh setiap narasumber.
Pak Gita Wiryawan:
Beliau menyaman bahwa semangat kemahasiswaan yang menjunjung tinggi kearifan lokal sangat dibutuhkan untuk membantu perekonomian Indonesia. Disamping itu pula Perekonomian kita ini harus dipimpin oleh seseirang yang mengerti Geopolitik yang relevan, memiliki pandangan yang jelas tentang Indonesia dan memiliki visi, misi, demokrasi, pluralisasi dan pemerataan yang jelas. Tentu saja didukung dengan stabilitas ekonomi dan politik yang memungkinkan dan kita mampu untuk mengoptimalkan potensi daerah. Beliau juga mengatakan bahwa kita harus menjadi pemimpin yang nasionalis sekaligus menjadi global citizen. Yaitu, pemimpin yang mamou menjawab permintaan rakyat, peka budaya, sadar teknologi dan mampu meng-gangnamkan diri kita sendiri. Mulai dari kekayaan budaya, kemahiran teknologi, dan keseimbangan demokrasi. Salah satu cara untuk mengankat perekonomian kita adalah dengan industrialisasi-hilirisasi, melalui program padat karya, pengertian teknologi informasi, pengelolaan bahan tambang mentah, dan mengisi konsumsi produk dalam negeri. Dapat juga dilakukan drngan mengambkan dasar reformasi agraria seperti di Korea yang menghasilkan Samsung, yang oda awalnya pembuatnya adalah seorang prtani, namun negara memodali dan men-diverse kegiatan pertanian menjadi produksi teknologi dan lain sebagainya. Untuk mengembangkan perekonomian dan status sebuah negara tidak hanya dibutuhkan pendidikan yang memadai, namun juga moral yang baik, dan kesadaran untuk membangun negeri sendiri. Liberalisasi perdangan adalah salah satu wacana yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Masyarakat komunitas ASEAN sudah memulai ini. Contohnya Thailand. Para pedagang Thailand mulai mempelajari bahasa Indonesia karena ingin berdagang di Indonesia. Kita harus mampu untuk bersaing dengan negara lain, minimal di Asia, tidak hanya dibidang olahraga, namun juga perekonomian dan bidang lainnya.
Wanadri. Ketua Umum: Indra Hidayat.
Wanadri adalah Organisasi yang nergerak di bidang alam bebas dan terbentuk di Bandung pada tanggal 16 Mei 1964. Tema yang diusung adalah Cinta Tanah Air. Kegiatan yang barusaja mereka ramoungkan adalah "7 Summits Exhibition" yaitu kegiatan memanjat 7 puncak gunung tertinggi di dunia. Mereka meyangka bahwa Indonesia yang kaya hayati dan pulau ini masih belum banyak terjamah. Contohnya adalah kawasan karst di Kalimantan. Indonesia memiliki banyak gunung berapi yang beragam dan menghasilkan geotermal yang beragam pula. Indonesia juga memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah Canada. Indonesia yang memiliki 34 provinsi dan lebih dari 500 kabupaten/kota ini sangatlah unik, karena kita memiliki penyebaran kultur yang sangat beragam budaya. Alam Nusantara juga memiliki banyak memiliki sungai yang curam di daerah Jawa karena terletak di barisan gunung. Karena negara kuta terletak di patahan lempeng-lempeng bumi, maka negara kita rawan bencana, khususnya gempa bumi. Meskipun negara kita ini adalah negara kelautan, namun perdagangan kita selalu berorientasi di darat, tidak seperti pada zaman kerajaan Sriwijaya dahulu dimana kita dijuluki negara maritim terkuat di Asia. Karena kita negara kepulan dan dikelilingi oleh banyak perairan, hal ini menyebabkan rawannya pulau kita yang terletak di perbatasan. kita harus menjaganya baik-baik agar tidak diakui sebagai teritori negara lain. Semboyan dari organisasi ini adalah: sadar diri, sadar lingkungan, dan sadar tujuan.
Ibu Tri Mumpuni:
0 comments:
Post a Comment