Nama :
Ahmad Zahi Ulul Azmi
NIM :
16713193
No Kelompok : 124
Pagi hari jam 6.20 para maba dikumpulkan dilapangan sipil.
Setelah ssemuanya datang, diadakan mentoring agama. 5 kelompok di mentor oleh
satu orang dari gamais. Laki-laki dan perempuan dipisahkan tempatnya. Perempuan
mendapatkan tempat di lapangan SR. Mentoring agam berlangsung selama satu jam
dan berisi tentang akidah. Acara dilanjutkan dengan mentoring dari kakak-kakak
himpunan, acara ini berlangsung juga satu jam dan membahas tentang
kemahasiswaan dan apapun yang berhubungan dengan mahasiswa.
Pada siang hari pukul 12.00 acara dilanjutkan dengan sholat
dhuhur. Setelah sholat dhuhur diadakan observasi di lapangan, dan kebetulan
kelompok saya mendapatkan tempat di daerah ciumbeluit. Disana diadakan
wawancara kepada masyarakat daerah tersebut dan juga mengamati kondisi daerah
tersebut. Jam 3 kami sudah kembali ke itb dan disambut oleh kakak-kakak
himpunan untuk menguji materi yang kita dapatkan selama oskm 2013 ini. Forum
ini berlangsung satu jam dan dengan suasana “panas”. Setelah itu diadakan
sholat maghrib dan mobilisasi ke saraga untuk penutupan oskm 2013. Acara
penutupan ini sangat seru dan keren, dihadiri juga oleh pak rektor itb dan
ketua KM. Acaranya juga diisi oleh teater kolosal dan juga menerbangan ratusan
balon warna-warni yang diisi lampu warna-warni. Tepat pukul 9 kami dimobilisasi
pulang melalui gerbang utama.
Resume materi OSKM 2013 hari sabtu 25 agustus 2013
-
Mentoring Agama
Mahasiswa harus tetpa membentengi imannya
karena godaan di kampus sangatlah besar. Bukan hanya godaan nafsu syahwat
tetapi juga godaan yang berasal dari segi intelektual. Misalnya, menjadi ragu
akan keimanannya dan juga akan tuhan karena terdapat beberapa kejadian agama
mauun apa yang disampaikan oleh agama masing-masing belum terbukti dan belum
terjawab secara logika
-
Mentoring Taplok
Mahasiswa harus mengerti potensi, peran,
dan posisinya di dalam kampus dan juga di dalam masyarakat. Dengan mengerti
posisi, peran, serta potensinya maka
mahasiswa dapat memberikan kontrubusi kepada kampus dan masyarakat. Mahasiswa
perlu berkolaborasi agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dan ;ebih
baik di masyarakat. Karena itu kolaborasi harus dilaksanakan dan juga
dibudayakan. Dalam perannya sebagai mahasiswa, mahasiswa harus bersifat kritis,
kontruktif, dan kreatif agar dapat menjadi mahasiswa yang sebenarnya dan
mengabdi di masyarakat
-
Mentoring Himpunan
Di dalam kampus mahasiswa berpolitik di dalam
beberapa bagian, antar lain kabinet, kongres, hmj, MWA, Tim Beasiswa, dan
lain-lain. Dalam dunia politik di kampus terdapat bagan hierarki yang menyusun
tiap bagian poltiik di kampus
Resume Video Mitigasi
Dalam menghadapi bencana yang terjadi dikampus ITB, seperti
kebakaran, gempa bumi maupun bencana lain ITB telah membuat prosedur
penyelamatan secara terstruktu dan sistematis. ITB telah memberikan peralatan
yang memadai jika terjadi bencana, misalnya, alat pemadam kebakaran, alarm api,
dan lain sebagainya. ITB juga telah membangun suatu tempat berkumpul yang man
jika terjadi bencana-bencana di kampus ITB
0 comments:
Post a Comment