Saturday, August 24, 2013

Resume Kegiatan OSKM 2013 < 23 Agustus 2013 >

Nama      : Liony Dea Naungi Sasita
Fakultas  : SITH - R
NIM        : 19813096

Pada tanggal 23 Agustus 2013 tepatnya di SABUGA ( Sasana Budaya Ganesha ) OSKM ITB tahun ini mengadakan seminar hebat yang menghadirkan narasumber Pak Gita Wirjawan Menteri Perdagangan Indonesia, WANADRI, Bu Tri Mumpuni, dan Ka Saska dari Riset Indie serta moderator yaitu kakak Maria Selena. Dari diskusi bintang tamu yang hadir dan sangat berharga itu adalah

Bapak GitaWirjawan 
Tentang perkembangan ekonomi Indonesia yang menempati urutan ke-15 di dunia, namun masalah justru ada di rakyat Indonesia. Beliau mengatakan kalau kita harus mampu meng”Garuda”kan diri kita, karena dengan potensi ekonomi seperti itu, kita harus mampu menjadi mahasiswa yang kreatif, terampil, berteknologi, dan bersemangat kebangsaan, karena selain harus sukses kita juga tidneak boleh lupa menjaga kearifan lokal. dan memberi sebuah motivasi lewat pengalamanya saat memberi motivasi terhadap atlit bulu tangkis Indonesia yang mendapat 2 medali emas di Guang Zhou, beliau menyemangati mereka dengan berkata, “If you want it, you’ll get it!”.

WANADRI (oleh Indra Hidayat – Teknik Mesin ITB ’09)
Luas Daratan Indonesia kurang lebih 1,9 Juta km2. Sedangkan luas perairannya mencapai 3,6 Juta km2. Ini berarti luas perairan Indonesia hampir 70% dari luas total Indonesia.                  Ini adalah keadaan nyata Indonesia saat ini, dan tergantung bagaimana cara kita mengelola perairan Indonesia ini.
Pada Awal Proklamasi, Daerah perairan Indonesia diukur dari garis pantai masing-masing pulau yang termasuk daerah Indonesia. Luasnya hanya 1,5 juta km2. Hal ini menyebabkan di antara kepulauan Indonesia masih ada perairan Internasional, sehingga bila orang Australia ingin pergi berlayar ke belahan bumi Utara, dapat melewati perairan internasional tersebut. Namun dengan adanya Deklarasi Juanda 1957, peraturan daerah perairan Indonesia diubah. Menjadi 12 mil dari garis pantai pulau-pulau terluar Indonesia. Sehingga didapatkan luas perairan yang sekarang ini. Yang lebih hebatnya lagi, Deklarasi ini sudah diakui PBB, serta dapat terwujud tanpa adanya pertumpahan darah.
Keadaan Indonesia sangat beragam, antara lain
1.      Di Indonesia terdapat bioregional, artinya di satu sisi terdapat flora dan fauna khas Asia, sedang di sisi lain terdapat flora fauna khas Australia.
2.    Garis Pantai Indonesia merupakan yang terpanjang kedua di dunia, setelah Kanada
3.      Terdiri dari kurang lebih 17 ribu pulau
4.      Sungai di Indonesia bermacam-macam bentuknya. Sungai di Kalimantan bentuknya datar, sedangkan di Jawa bentuknya curam (daerah pegunungan)
5.      Terdapat banyak kawasan Karst, dan baru dijelajahi 3-4% oleh manusia
6.      Terdapat Kawasan Medan Khas, yaitu Puncak Gunung JayaWijaya di Papua. Unik karena terdapat salju abadi di daerah dekat Khatulistiwa
7.      Keanekaragaman Dataran. Contohnya Pulau Kalimantan datar, Pulau Jawa bergunung-gunung
8.      Terdapat Jajaran Gunung Berapi dari Pulau Sumatera sampai Nusa Tenggara, atau yang lebih sering disebut dengan Cincin Api
9.      Penyebaran Kultur di Indonesia sangat beragam
Indonesia saat ini berorientasi pada darat,sehingga lebihmudah dimasuki budaya-budaya dari Utara, seperti Korea, Jepang, dll. Coba bandingkan dengan masa Majapahit yang berorientasi pada laut, sehingga bisa menguasai negara-negara seperti Thailand, Vietnam, dll.

Indonesia berbatasan langsung dengan 10 Negara, sehingga sangat sering terjadi pencaplokan wilayah/pulau. Untuk itu Wanadri melakukan usaha pembangunan Patung Bung Karno dan Bung Hatta di pulau-pulau terluar Indonesia agar menunjukkan bahwa pulau tersebut bagian dari Indonesia.

Ibu Tri Mumpuni
menyampaikan bahwa materi yang beliau beri judul Integritas dan Kompetensi Alumni ITB untuk Kemandirian dan Kesejahteraan Bangsa. Dalam materinya tersebut, beliau menyampaikan bahwa pengetahuan (logika) dan perasaan (empati) merupakan bagian dari akal sehat. Diharapkan dengan akal sehat, kita dapat membaca Indonesia dengan baik. Jika kita tidak mempunyai kedua hal tersebut, maka kita akan membaca Indonesia hanya untuk diri kita sendiri (egois).
Beliau juga menyampaikan bahwa Indonesia sebenarnya mempunyai banyak potensi dalam kekayaan alamnya. Tetapi, kebanyakan dari itu belum di manfaatkan sehingga sampai saat ini, Indonesia belum dapat berkembang secara maksimal.
Selain itu, beliau mengatakan bahwa kebelumberhasilan  Indonesia bukan karena intelektualnya yang rendah. Kenapa masalah-masalah itu timbul? Hal tersebut terjadi karena pengertian masyarakat tentang ekonomi masih salah kaprah.  Mereka lupa kalau kegiatan ekonomi harus terikat pada usaha untuk memajukan kesejahteraan masyarakat lokal. Maka dari itu, untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan kewirausahaan social. Pengertiannya yaitu setiap manusia adalah unik. Maksudnya masing-masing orang dapat melakukan kegiatan ekonomi dengan cara melakukan hal-hal yang disukainya dengan sebaik-baiknya.  Kewirausahaan social ini harus didasarkan pada kemanusiawian. Adapun prinsip-prinsip dari kewirausahaan social adalah pelurusan visi pembangunan, perubahan paradigm investasi, dan pembatasan pertumbuhan usaha.

Kak Saska
Riset Indie adalah penelitian yang dilakukan dengan sesuka waktu pelaksanaan pelakunya. Untuk mencapai suatu kesuksesan, dibutuhkan berbagai ide kreatif yang bahkan belum terpikirkan sebelumnya. Dan untuk menjadikan Indonesia lebih maju serta membangun Indonesia dibutuhkan kolaborasi antar berbagai macam bidang. 

0 comments:

Post a Comment