NIM : 16713193
Pagi
hari jam 6 mulai berkumpul di perpustakaan pusat untuk mobilisasi ke saraga.
Sampai disaraga diadakan kegiatan “marah-marahan” dan berlanjut senam pagi
paling lucu dan seru dan juga kakak-kakak taplok meneriakkan yel-yel yang keren
abis. And here we are, membentuk
tulisan “# untuk indonesia” dari 3600 maba lebih, mission impossible. Dengan pengarahan dari masing-masing ketua
kelompok akhirnya tercipta tulisan “# untuk indonesia”.
Mobilisasi
dilakukan kembali, kali ini ke sabuga untuk acara seminar. Seminar ini keren
banget. Pembicaranya mulai menteri perdagangan pak gita, terus dari kak saska,
bu tri mumpuni, dan dari Walindri kak indra hidayat. Berikut rangkuman seminar
tersebut:
A.
Pak Gita Wiryawan
Pak
gita membicarakan tentang cinta tanah air, tentang bagaimana memperjuangkan
bangsa indonesia. Pak gita mengatakan bahwa kita tidak boleh hanya mencari IP
yang tinggi-tinggi, tetapi juga bagaimana mengasah kretivitas dan soft skill kita. Dan juga agar tidak
terbuai uang yang meluruhkan rasa nasionalisme kita
B.
Bu Tri Mumpuni
Bu
tri mengatakan bahwa kita tidak boleh belajaryang hanya berorientasi pada mengejar karir dan uang, tetapi juga
bagaimana kita dapat mengolah sumber daya alam indonesia agar masyarakat yang
masih belum bisa merasakan sumber daya alam Indonesia dapat merasakannya dan
juga memperjuangkan mutu kehidupan rakyat Indonesia.
C.
Walindri, Kak Indra Hidayat
Dari
walindri, diwakilkan oleh kak indra. Kita harus pintar berorganisasi di kampus,
contoh ikut klub pecinta alam atau lainnya, agar kemampuan berorganisasi dan
bermasyarakat dapat terlatih. Jadi kuliah tidak Cuma belajar tetapi juga harus
pintar berorganisasi.
D.
Kak Saska, Dari klub Riset Indie
Kolaborasi,
itu yang kita butuhkan sebagai mahasiswa ITB. Jika satu mahasiswa ITB sudah
dahsyat apalagi kalau berkolaborasi. Intinya kolaborasi dalam menciptakan
sesuatu sangat menguntungkan dan mengasah kemampuan kerja sama tim, itu kata
kak Saska.
Itulah
rangkuman seminar hari ini, sehabis seminar kita sholat maghrib lalu keluar
berkumpul bersama kak taplok yang keren-keren dan Kece badai. Okay, it’s time to go kost, jalan dari perpustakaan ke
gerbang utama, capek coy!. Akhirnya
bertiga dengan dua temen cewek pulang ke cisitu ngangkot, salah penuh lagi.
0 comments:
Post a Comment