Sunday, August 25, 2013

resume OSKM ITB 24 Agustus 2013

Nama                    : Romanu Dwi Sasongko
NIM                       : 16313039
Fakultas               : Fakultas Ilmu dan Teknologi
Resume OSKM ITB 2013, Sabtu, 24 Agustus 2013
                Peserta OSKM ITB 2013 berkumpul di lapangan sipil pukul 06.20 WIB. Stelah semua berkumpul dilaksanakan mentoring untuk tiap-tiap agama. Saya mendapat mentoring agama Islam. Dalam entoring tersebut saya mendapat materi tentang Ketuhanan. Apakah Tuhan itu ada? Apakah kita percaya adanya Tuhan? Ketika pertanyaan itu ditanyakan oleh mentor kami semua yakin bahwa Tuhan itu ada. Dan itu karena tidak ada yang bisa membuat dan mengatur alam semesta ini tanpa ada yang membuat dan mengaturnya. Dan Tuhan yang patut disembah hanyalah Allah semata, tidak ada Tuhan selain Allah. Dan kami yakin bahwa agama Islam merupakan agama yang benar, dan tidak ada agama lain yang benar selain Islam . Dalam mentoring itu kita juga mendapat ilmu bahwa kita diciptakan oleh Allah tidak lain untuk beribadah kepada-Nya. Dan beribadah itu tidak hanya hubungan antara manusia dengan Allah tetapi juga dengan sesama manusia, contohnya menuntut ilmu, menolong orang lain dan masih banyak yang lainnya.
                Setelah acara mentoring kami ada interaksi tiap kelompok  dan kami mendapat materi dari kakak taplok yaitu mengenai kolaborasi, Urgensi kemahasiswaan, dan cinta tanah air. Kolaborasi adalah setiap individu bergabung, bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama. Tujuan diadakannya kolaborasi yaitu efisien dan efektif waktu, menyatukan sudut pandang yang berbeda agar memperoleh solusi terbaik, dan yang terakhir agar kita bisa saling memberi aspirasi. Dalam kolaborasi biasanya ada beberepa konflik yang terjadi tidak mempunyai tujuan dan kesepakatan yang sama dan tiap individu memiliki karakter yang berbeda-beda.  Dan solusinya yaitu dengan kita saling mengerti satu sama lain.
                Materi selanjutnya yaitu urgensi kemahasiswaan, hal itu diawali dengan adanya falsafah kemahasiswaan, yaitu :
1.       Popope ( Posisi, Potensi, dan Peran)
Diawali dari posisi, kita sebagai mahasiswa memiliki posisi sebagai  masyarakat sipil, masyarakat ekonomi, dan masyarakat politik. Selanjutnya mengenai potensi, ada beberepa potensi yang dimiliki oleh mahasiswa, antara lain kritis, idealis, mandiri, semangat, wawasan luas, multidisiplin ilmu, dan jaringan luas. Setelah potensi ada peran, peran mahasiswa dibagi menjadi 3, yaitu :
1.       Agent of Change, yaitu mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan untuk hal-hal yang bersifat positif.
2.       Iron Stock, yaitu mahasiswa harus bisa menjadi stok yang dapat dibentuk dan dikembangkan untuk hal-hal positif.
3.       Guardian of Value, yaitu mahasiswa harus bisa menjaga nilai-nilai moral dan budaya dan juga melestarikannya.
2.       Tri Dharma Perguruan Tinggi
1.       Pendidikan/pengajaran
2.       Penelitian dan Pengembangan
3.       Pengabdian masyarakat
4.    Budaya  kampus, meliputi :
1.       Peduli lingkungan
2.       Integritas akademik
3.       Diskusi
4.       Apresiasi
5.       Wawasan kebangsaan
6.       Inovasi
7.       Kewirausahaan
8.       Dekat masyarakat
9.       Dekat lingkungan
10.   Bisa untuk jadi pemimpin
11.   Budaya menulis
5.    Keluarga Mahasiswa ITB
1.       Keanggotaan : Seluruh mahasiswa S 1 yang terdaftar secara resmi
2.       Kedaulatan : Kedaulatan tertinggi terletak pada mahasiswa S1 ITB
3.       Kelengkapan organisasi :
1.       Kongres : merupakan kekuasaan legislatif dan yudikatif yang terdiri para senator himpunan.
2.       Kabinet KM ITB : Merupakan lembaga eksekutif mahasiswa
3.       Tim beasiswa
4.       MWA/WM (Majelis wali amanat/ wakil mahasiswa) : Membawa aspirasi dari mahasiswa
5.       HMJ ( Himpunan Mahasiswa jurusan)
6.       UKM ( Unit Kegiatan Mahasiswa)
6.   Gerakan mahasiswa
      Gerakan mahasiswa dibagai menjadi 2, yaitu :
1.       Secara vertikal, mempunyai kelebihan area yang tercangkup luas dan kekurangannya membutuhkan waktu yang lama dan terkadang anarkis.
2.       Secara horisontal, mempunyai kelebihan lebih cepat dan kekurangannya areanya hanya terbatas.
Materi selanjutnya yaitu cinta tanah air,
Kita sebagai mahasiswa dan warga negara Indonesia harus mencintai tanah air. Karena kita dilahirkan di Indonesia atas izin Tuhan pasti ada maksudnya, agar kita bisa mengabdikan diri kita untuk membuat Indonesia menjadi bangsa yang maju.

         Setelah acara interaksi kelompok , selanjutnya ada acara observasi masalah ke pedagang-pedagang. Kelompok kami meneliti pada masalah transportasi dari aspek politik, ekonomi, teknologi, lingkungan, dan legal. Kami juga mewawancarai pedagang mengenai masalah tersebut. Setelah selesai kami kembali lagi ke ITB. Acra selanjutnya yaitu ibadah sholat ashar dan dilanjutkan interaksi dengan masa kampus. Kemudian acara dilanjutkan dengan sholat maghrib, makan, dan penutupan OSKM ITB 2013 di Saraga.

0 comments:

Post a Comment