Nama :
Romanu Dwi Sasongko
NIM :
16313039
Fakultas :
Fakultas Ilmu dan Teknologi
Resume OSKM ITB 2013, Sabtu, 24 Agustus 2013
Peserta
OSKM ITB 2013 berkumpul di lapangan sipil pukul 06.20 WIB. Stelah semua
berkumpul dilaksanakan mentoring untuk tiap-tiap agama. Saya mendapat mentoring
agama Islam. Dalam entoring tersebut saya mendapat materi tentang Ketuhanan.
Apakah Tuhan itu ada? Apakah kita percaya adanya Tuhan? Ketika pertanyaan itu
ditanyakan oleh mentor kami semua yakin bahwa Tuhan itu ada. Dan itu karena
tidak ada yang bisa membuat dan mengatur alam semesta ini tanpa ada yang
membuat dan mengaturnya. Dan Tuhan yang patut disembah hanyalah Allah semata,
tidak ada Tuhan selain Allah. Dan kami yakin bahwa agama Islam merupakan agama
yang benar, dan tidak ada agama lain yang benar selain Islam . Dalam mentoring
itu kita juga mendapat ilmu bahwa kita diciptakan oleh Allah tidak lain untuk
beribadah kepada-Nya. Dan beribadah itu tidak hanya hubungan antara manusia
dengan Allah tetapi juga dengan sesama manusia, contohnya menuntut ilmu,
menolong orang lain dan masih banyak yang lainnya.
Setelah
acara mentoring kami ada interaksi tiap kelompok dan kami mendapat materi dari kakak taplok
yaitu mengenai kolaborasi, Urgensi kemahasiswaan, dan cinta tanah air.
Kolaborasi adalah setiap individu bergabung, bekerja sama untuk mencapai tujuan
yang sama. Tujuan diadakannya kolaborasi yaitu efisien dan efektif waktu,
menyatukan sudut pandang yang berbeda agar memperoleh solusi terbaik, dan yang
terakhir agar kita bisa saling memberi aspirasi. Dalam kolaborasi biasanya ada
beberepa konflik yang terjadi tidak mempunyai tujuan dan kesepakatan yang sama
dan tiap individu memiliki karakter yang berbeda-beda. Dan solusinya yaitu dengan kita saling
mengerti satu sama lain.
Materi
selanjutnya yaitu urgensi kemahasiswaan, hal itu diawali dengan adanya falsafah
kemahasiswaan, yaitu :
1.
Popope ( Posisi, Potensi, dan
Peran)
Diawali dari posisi, kita sebagai mahasiswa memiliki posisi
sebagai masyarakat sipil, masyarakat ekonomi,
dan masyarakat politik. Selanjutnya mengenai potensi, ada beberepa potensi yang
dimiliki oleh mahasiswa, antara lain kritis, idealis, mandiri, semangat,
wawasan luas, multidisiplin ilmu, dan jaringan luas. Setelah potensi ada peran,
peran mahasiswa dibagi menjadi 3, yaitu :
1.
Agent of Change, yaitu mahasiswa
diharapkan menjadi agen perubahan untuk hal-hal yang bersifat positif.
2.
Iron Stock, yaitu mahasiswa harus
bisa menjadi stok yang dapat dibentuk dan dikembangkan untuk hal-hal positif.
3.
Guardian of Value, yaitu mahasiswa
harus bisa menjaga nilai-nilai moral dan budaya dan juga melestarikannya.
2.
Tri Dharma Perguruan Tinggi
1.
Pendidikan/pengajaran
2.
Penelitian dan Pengembangan
3.
Pengabdian masyarakat
4.
Budaya kampus, meliputi :
1.
Peduli lingkungan
2.
Integritas akademik
3.
Diskusi
4.
Apresiasi
5.
Wawasan kebangsaan
6.
Inovasi
7.
Kewirausahaan
8.
Dekat masyarakat
9.
Dekat lingkungan
10.
Bisa untuk jadi pemimpin
11.
Budaya menulis
5.
Keluarga Mahasiswa ITB
1.
Keanggotaan : Seluruh mahasiswa S
1 yang terdaftar secara resmi
2.
Kedaulatan : Kedaulatan tertinggi
terletak pada mahasiswa S1 ITB
3.
Kelengkapan organisasi :
1.
Kongres : merupakan kekuasaan
legislatif dan yudikatif yang terdiri para senator himpunan.
2.
Kabinet KM ITB : Merupakan lembaga
eksekutif mahasiswa
3.
Tim beasiswa
4.
MWA/WM (Majelis wali amanat/ wakil
mahasiswa) : Membawa aspirasi dari mahasiswa
5.
HMJ ( Himpunan Mahasiswa jurusan)
6.
UKM ( Unit Kegiatan Mahasiswa)
6. Gerakan mahasiswa
Gerakan mahasiswa dibagai menjadi 2, yaitu
:
1.
Secara vertikal, mempunyai
kelebihan area yang tercangkup luas dan kekurangannya membutuhkan waktu yang
lama dan terkadang anarkis.
2.
Secara horisontal, mempunyai
kelebihan lebih cepat dan kekurangannya areanya hanya terbatas.
Materi
selanjutnya yaitu cinta tanah air,
Kita sebagai mahasiswa dan
warga negara Indonesia harus mencintai tanah air. Karena kita dilahirkan di
Indonesia atas izin Tuhan pasti ada maksudnya, agar kita bisa mengabdikan diri
kita untuk membuat Indonesia menjadi bangsa yang maju.
Setelah acara interaksi kelompok ,
selanjutnya ada acara observasi
masalah ke pedagang-pedagang. Kelompok kami meneliti pada masalah transportasi
dari aspek politik, ekonomi, teknologi, lingkungan, dan legal. Kami juga
mewawancarai pedagang mengenai masalah tersebut. Setelah selesai kami kembali
lagi ke ITB. Acra selanjutnya yaitu ibadah sholat ashar dan dilanjutkan interaksi dengan masa kampus. Kemudian acara dilanjutkan dengan sholat
maghrib, makan, dan penutupan OSKM ITB 2013 di Saraga.
0 comments:
Post a Comment